Minggu, 01 Februari 2015

Materi Bahasa Indonesia (Paragraf,Kutipan,Catatan Kaki,dan Daftar Pustaka)

Diposting oleh Unknown di 19.58
Assalamualaikum, postingan kali ini berisi tentang materi Bahasa Indonesia. Materi ini merupakan tugas resume saya sebagai materi final di kampus, semoga materi ini juga bermanfaat buat orang lain, happy reading :)

BAHASA INDONESIA
logo uin alauddin.jpeg
 








Resume Makalah ke 7 (Paragraf)
dan Makalah ke 8 (Kutipan, Catatan Kaki, dan Kutipan)
Oleh :

NAMA              : ANDI AYU HAPSARI
KELAS            : KESMAS A
NIM                  : 70200113017
           


JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS ILMU KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2015/2016



1.     Paragraf
A.      Pengertian
Secara umum, paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser  ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi.

B.      Struktur Paragraf
Berdasarkan fungsinya, kalimat yang membangun paragraf pada umumnya dapat diklasifikasikan atas dua macam yaitu kalimat topik atau kalimat pokok, dan kalimat penjelas atau kalimat pendukung. Kalimat topik adalah kalimat yang berisi ide pokok atau ide utama paragraf. Ada pun kalimat penjelas atau kalimat pendukung sesuai dengan namanya adalah kalimat yang berfungsi menjelaskan atau mendukung ide utama paragraph (Finoza, 2005:167).

C.      Syarat – Syarat Paragraf
Adapun syarat-syarat dalam  penulisan kalimat  yaitu :
1.    Kesatuan
2.    Kelengkapan
3.    Kepaduan
4.    Panjang Paragraf
5.    Pola Susunan Paragraf

D.     Jenis – Jenis Paragraf
Adapun jenis-jenis paragraf  dibagi menjadi beberapa jenis yaitu :
1.      Jenis Paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya
Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu :
a.      Paragraf Deduktif  (umum)
b.      Paragraf Induktif (khusus)
c.       Paragraf campuran
2.      Jenis paragraf berdasarkan posisi dan fungsinya dalam karangan dibagi atas
a.      Paragraf pembuka
b.      Paragraf penghubung atau pengembang
c.       Paragraf penutup
3.      Jenis Paragraf Menurut Sifat Isinya
a.      Paragraf deskripsi
b.      Paragraf ekspositoris/eksposisi
c.       Paragraf argumentasi
d.      Paragraf naratif
e.      Paragraf persuasif/persuasi

E.      Kegunaan Paragraf
Adapun kegunaan paragraf yaitu sebagai berikut :
1.      Penampungan gagasan pokok keseluruhan paragraph.
2.      Alat untuk memudahkan pembaca memahami jalan pikirannya.
3.      Penanda bahwa pikiran baru dimulai
4.      Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran penulisnya.
5.      Dalam rangka keseluruhan karangan, paragraf dapat berguna bagi pengantar transisi dan penutup.







2.      Kutipan, Catatan Kaki, dan Daftar Pustaka
A.      Pengertian Kutipan
Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Kutipan ini biasa digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu kata atau kalimat yang berasal dari sumber tertentu. Penggunaan kutipan biasanya diikuti dengan tanda kutip dua (“  “).
a.      Prinsip – Prinsip dalam Mengutip
-          Apabila dalam mengutip sebuah karya atau tulisan yang ada salah ejaan dari sumber kutipan kita, maka sebaiknya kita biarkan saja apa adanya seperti sumber yang kita ambil tersebut. Kita sebagai pengutip tidak diperbolehkan membenarkan kata ataupun kalimat yang salah dari sumber kutipan kita.
-          Dalam kutipan kita diperkenankan menghilangkan bagian-bagian kutipan dengan syarat bahwa penghilangan bagian itu tidak menyebabkan perubahan makna atau arti yang terkandung dalam sumber kutipan kita.
b.      Jenis – Jenis Kutipan
-          Kutipan Langsung adalah kutipan yang sama persis seperti kutipan aslinya, atau sumber yang kita ambil untuk mengutip.
-          Kutipan Tidak Langsung adalah kutipan yang telah kita ringkas intisarinya dari sumber kutipan aslinya. Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.
c.       Tekhnik Mengutip
Beberapa cara teknik mengutip kutipan langsung dan tidak langsung diantaranya sebagai berikut:
-          Kutipan langsung
1)      Kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris :
·      kutipan diintegrasikan dengan teks
·      jarak antar baris kutipan dua spasi
·      kutipan diapit dengan tanda kutip
·       sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil.
2)      Kutipan Langsung yang terdiri lebih dari 4 baris :
·         kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi
·         jarak antar kutipan satu spasi
·         kutipan dimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan.
·         kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.
·         di belakang kutipan diberi sumber kutipan (seperti pada 1)
-          Kutipan Tidak Langsung
1)      kutipan diintegrasikan dengan teks
2)      jarak antar baris kutipan spasi rangkap
3)      kutipan tidak diapit tanda kutip
4)      sesudah selesai diberi sumber kutipan
d.      Contoh Kutipan
Kutipan yang diambil dari Bab “Learn From The Best”, halaman 29 :
“Seorang pemimpin harus memiliki perecanaan yang baik pula agar kita tahu arah tujuan tim. Rencana juga menjadi semacam peta jika tiba-tiba kita kehilangan arah.”

B.      Pengertian Catatan Kaki
Catatan kaki, atau dikenal dengan istilah footnote adalah keterangan tambahan yang terletak di bagian bawah halaman dan dipisahkan dari teks karya ilmiah oleh sebuah garis sepanjang dua puluh ketukan (dua puluh karakter).

1.      Cara Penulisan
a.      Catatan kaki diketik berspasi satu.
b.      Diberi nomor.
c.       Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
d.      Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
2.      Tujuan Catatan Kaki (footnote)
a.      Catatan kaki dicantumkan untuk memenuhi kode etik yang berlaku.
b.      Dapat juga sebagai penghargaan terhadap orang lain yang mungkin berjasda dalam penulisan tersebut.
c.       Dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan yang dipergunakan dalam teks.

C.      Daftar Pustaka
1.      Pengertian Daftar Pustaka
Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis).
a.      Unsur-unsur Daftar Pustaka
Unsur-unsur yang harus kita perhatikan dalam menulis daftar pustaka diantaranya: nama pengarang, penerjemah, tahun terbit, judul buku, kota terbit, dan penerbit. Selain itu ada pula unsur-unsur yang bisa ada namun tak selalu ada, misalnya: nama editor atau penyunting, jilid buku, edisi buku, dan anak judul.



b.      Jenis-jenis Daftar Pustaka
1)      Kelompok Textbook
-          Penulis perorangan
-          Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor
-          Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga
-          Buku terjemahan
2)      Kelompok Jurnal
-          Artikel yang disusun oleh penulis
-          Artikel yang disusun oleh lembaga
-          Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi / symposium
3)      Kelompok disertasi / tesis
4)      Kelompok makalah / informasi dari Internet
c.       Teknik Penulisan Daftar Pustaka
Dalam penulisan daftar pustaka kita juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
-          Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).
-          Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
·         Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
·         Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
·         Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
·         Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
·         Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.
-          Untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet, yaitu :
1)            Nama Pengarang
2)            Tanggal revisi terakhir
3)            Judul Makalah
4)            Media yang memuat
5)            URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file
6)            Tanggal akses. 
d.      Contoh Daftar Pustaka
Abdurrahman El ‘Aishiy, Al-Hikam Ibn ‘Athaillah untuk Semua: Menemukan Kesadaran dan Pelita Hidup dari Nasihat Ibn ‘Athaillah, Jakarta: Hikmah, 2009


0 komentar:

 

Semua Akan Indah Pada Waktu-Nya ^_^ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea