About me :)
About this blog
Blog ini memberi informasi ataupun berita mengenai pendidikan, hiburan, tips, cerita ataupun curahan hati saya
Blog List
Senin, 02 Februari 2015
Cinta :)
Cinta...
Cinta adalah kata yang tidak
asing lagi kita dengar. Kata cinta mungkin sering kita jumpai pada seorang
kekasih yang sedang merajut jalinan asmara, kata cinta sering kita dengar saat
ia mengungkapkan perasaannya yang terdalam kepada orang yang ia kasih. Kata cinta
sering kita dengar dari orang tua kepada anaknya, dan kata cinta sering kita
dengar pada seseorang yang sedang patah hati karena hasrat yang tidak
tersampaikan. Tapi, adakah yang tahu cinta itu sejenis apa, makanankah,
tumbuhankah atau hewan? Cinta tak
berwujud seperti benda yang jelas kita lihat, tapi cinta bisa kita dengar, bisa
kita rasa dan bisa kita lihat dengan wujud sikap, perhatian, kasih sayang, dan
kehidupan yang lebih bermakna. Kita tahu bahwa cinta banyak bentuknya, cinta
kepada sang Pencipta, cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara, cinta
kepada sahabat, atau cinta kepada orang terkasih. Banyak orang di dunia ini yang merasakan cinta
namun tak pernah bersyukur kepada Sang Pemberi Anugrah, cinta bisa kita rasakan
karena sudah menjadi takdir untuk kita dari-Nya. Yaaa, takdir. Banyak orang
yang mungkin terjurumus dengan kata cinta dan mengsalah artikan dengan kata
nafsu. Nafsu yang membuatnya ingin memiliki seseorang yang bukan miliknya. Kita
tahu bahwa pemilik sejati kita adalah Sang Pencipta diatas, Dia yang
menciptakan kita, dan kepada Dialah tempat kita kembali. Dan mungkin kita pernah mendengar atau
membaca mengenani kata “KAGUM”, “SAYANG” ataupun “SUKA”?, dan kita sering
bertanya apa bedanya keempat kata tersebut? Saya juga pernah berpikir seperti
itu, berpikir bagaimana membedakannya, agar kita tidak mensalah artikannya.
Semua itu juga merupakan anugerah dari Sang Pencipta, anugerah yang takkan
pernah habisnya. Maka dari itu, kita harus menjaga perasaan, agar tidak
terjurumus ke arah yang salah.
Cinta. Mungkin pengertian cinta
masing – masing orang berbeda-beda, karena kita tahu pikiran, hati, karakter,
dan perasaan orang pun berbeda-beda pula. Namun, perbedaan itu yang akan
menyatukan. Mengenai cinta, saya lebih tertarik dengan kalimat-kalimat yang
diceritakan pada film “Rectoverso”, film yang ditulis oleh “Dewi Lestari”. Film
tentang cinta yang tak terucap. Kenapa saya menyukai kutipan di film tersebut,
karena saya pernah merasakannya. Saya sebagai wanita selalu mempertahankan
kodratku, bahwa saya sebagai wanita harus menunggu cinta datang. Namun
terkadang ketika cinta datang menyapa, ia pergi sebelum saya membuka hati. Saya
tidak tahu apa lelaki itu sungguh-sungguh menyayangi saya atau hanya ingin memberi
harapan, harapan palsu. Yang jelas saya tahu, bahwa dia bukanlah laki-laki yang
ditakdirkan Tuhan untuk saya. Sampai sekarang pun saya selalu menunggu dan
menunggu, sambil mempersiapkan diri menjadi sosok wanita yang baik, wanita yang
semestinya. Saya sering mendengar orang-orang berkata bahwa sekarang waktunya
emansipasi wanita, yaa wanita pun juga bisa melakukan apa yang dilakukan oleh
pria. Tapi untuk cinta, saya menyerah. Bukan menyerah seperti berputus asa.
Tapi menyerah, ya menyerahkan semuanya kembali kepada Sang Pencipta. Mungkin
orang akan berkata kepada saya, kenapa engkau tidak memulainya duluan? Bagaimana
bisa cinta itu datang kalau kita tidak berusaha untuk mencarinya. Saya pernah juga membaca kutipan film dari
Bang Raditya Dika, yang mengatakan “KATA KODE TAKKAN BERHASIL TANPA ADANYA KATA
PEKA”. Jadi menurut saya apakah pantas bagi kita seorang wanita, memberi kode
atau sinyal-sinyal cinta kepada sang pria? Tidakkah nantinya kita akan disangka
sebagai wanita yang mengejar hasrat? Dan saya juga pernah mendengar, seseorang
yang mencintai orang yang ia kasih, akan melakukan apapun untuk meraih dan
mempertahankan cintanya. Lalu bagaimana jika takdir Tuhan berkata lain? Kita
tidak disatukan dengan orang yang kita kasihi? Tidakkah semua perjuangan
tentang cinta juga sia-sia.
Haaaa,,,, saya menghela napas
panjang, jari saya tak kuasa jika terus harus menuliskan cerita tentang kata
yang satu ini. Karena kata “CINTA” takkan pernah habisnya. So, bagaimana dengan
kalian? Cinta seperti apa yang kalian rasakan?
Cerita ini hanyalah tulisan iseng
saya, jika ada yang berbeda pandangan mohon dimengerti. Karena pemikiran dan
pandangan orang-orang pun berbeda-beda. Semoga cinta selalu menyertai kita J
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar