Rabu, 25 Februari 2015

Diposting oleh Unknown di 04.52 0 komentar
Hari ini seperti biasanya saya selalu menyelesaikan pekerjaan yang belum selesai, yaitu membuat kreasi dari kain flanel. Tetapi hari - hari ini saya merasa lelah, dan butuh sedikit refreshing. Jadi, kembali deh mengisi blog yang sama sekali tidak terawat dengan baik. Kali ini saya memposting hasil karya yang pernah saya buat, tentu saja kreasi dari bahan kain flanel ... Hihihi :) 


1.Karya Pertama Boneka Miniatur Artis K-Pop Choi Minho
   Kenapa karya pertama yang saya buat boneka miniaturnya, sebab saya paling  ngefans  sama Minho    oppa, I love you oppa :). Boneka ini saya tiru dari photo Minho oppa saat main di drama korea yang    berjudul Medical Top Team





walau banyak terdapat kekurangan, setidaknya ini karya pertamaku membuat boneka miniatur. Dulu ingat banget waktu SMA , dagang gantungan kunci handmade sendiri. Banyak nawarin , sampai - sampai jariku ini serasa patah. Untung ada empat sahabat yang membantuku, walau digaji dengan uang dua puluh ribu, tapi mereka bersyukur banget. So big thanks for my friends Dina, Nani, Uga and Sita. I love You All ^_^

2. Karya kedua boneka miniatur CNU B1A4


4. Kalo karya ketiga ini pesanan dari my sister






4. Nah, karya keempat ini pesanan dari Ela teman dibangku kuliah. Harganya aku kasih paling murahlah dua puluh ribu sepasang. Walau sebenarnya tidak sebanding dengan rasa capek yang ku rasa, but I'm happy can do it.


5. Karya kelima ini, gantungan kunci pesanan teman Ela, terima kasih juga sudah pesan


Senin, 02 Februari 2015

Lirik lagu ANIMA (Bintang)

Diposting oleh Unknown di 06.55 0 komentar
Bintang itu salah satu anugerah terindah yang Tuhan tunjukkan untuk kita, dan kau seperti bintang itu. Karena kau adalah salah satu dari jutaan manusia di muka bumi ini yang Tuhan perkenankan untuk aku kenal, walau tidak untuk aku miliki... Ya kau seperti bintang yang bercahaya, dan menerangi hatiku. Jika Tuhan memberi berjuta bintang di langit, maka aku akan menunjuk kau sebagai bintangku, bintang dihatiku. Hahaha, astaga entah apa yang saya rasa sekarang, tapi sepertinya tulisanku agak sedikit ngawur...Abaikan saja -_- Baiklah kali ini saya akan memposting lirik lagu anima yang berjudul bintang, semoga lagu ini bisa mengispirasi hati kita, hati bagi orang - orang yang sedang merindukan seseorang yang ia cintai :) Happy reading
Kan ku abaikan
sgala hastratku
agar kamu tenang dengan nya
ku pertaruhkan
semua ragaku
demi dirimu bintang
biarkan ku menggapaimu
memelukmu
memanjakanmu
tidurlah kau di pelukku
di pelukku
di pelukku
biar ku tunda
segala hasratku
tuk miliki dirimu
karna semua
tlah tersiratkan
dirimu kan milikku

Cinta :)

Diposting oleh Unknown di 03.50 0 komentar
Cinta...

Cinta adalah kata yang tidak asing lagi kita dengar. Kata cinta mungkin sering kita jumpai pada seorang kekasih yang sedang merajut jalinan asmara, kata cinta sering kita dengar saat ia mengungkapkan perasaannya yang terdalam kepada orang yang ia kasih. Kata cinta sering kita dengar dari orang tua kepada anaknya, dan kata cinta sering kita dengar pada seseorang yang sedang patah hati karena hasrat yang tidak tersampaikan. Tapi, adakah yang tahu cinta itu sejenis apa, makanankah, tumbuhankah atau hewan?  Cinta tak berwujud seperti benda yang jelas kita lihat, tapi cinta bisa kita dengar, bisa kita rasa dan bisa kita lihat dengan wujud sikap, perhatian, kasih sayang, dan kehidupan yang lebih bermakna. Kita tahu bahwa cinta banyak bentuknya, cinta kepada sang Pencipta, cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara, cinta kepada sahabat, atau cinta kepada orang terkasih.  Banyak orang di dunia ini yang merasakan cinta namun tak pernah bersyukur kepada Sang Pemberi Anugrah, cinta bisa kita rasakan karena sudah menjadi takdir untuk kita dari-Nya. Yaaa, takdir. Banyak orang yang mungkin terjurumus dengan kata cinta dan mengsalah artikan dengan kata nafsu. Nafsu yang membuatnya ingin memiliki seseorang yang bukan miliknya. Kita tahu bahwa pemilik sejati kita adalah Sang Pencipta diatas, Dia yang menciptakan kita, dan kepada Dialah tempat kita kembali.  Dan mungkin kita pernah mendengar atau membaca mengenani kata “KAGUM”, “SAYANG” ataupun “SUKA”?, dan kita sering bertanya apa bedanya keempat kata tersebut? Saya juga pernah berpikir seperti itu, berpikir bagaimana membedakannya, agar kita tidak mensalah artikannya. Semua itu juga merupakan anugerah dari Sang Pencipta, anugerah yang takkan pernah habisnya. Maka dari itu, kita harus menjaga perasaan, agar tidak terjurumus ke arah yang salah.

Cinta. Mungkin pengertian cinta masing – masing orang berbeda-beda, karena kita tahu pikiran, hati, karakter, dan perasaan orang pun berbeda-beda pula. Namun, perbedaan itu yang akan menyatukan. Mengenai cinta, saya lebih tertarik dengan kalimat-kalimat yang diceritakan pada film “Rectoverso”, film yang ditulis oleh “Dewi Lestari”. Film tentang cinta yang tak terucap. Kenapa saya menyukai kutipan di film tersebut, karena saya pernah merasakannya. Saya sebagai wanita selalu mempertahankan kodratku, bahwa saya sebagai wanita harus menunggu cinta datang. Namun terkadang ketika cinta datang menyapa, ia pergi sebelum saya membuka hati. Saya tidak tahu apa lelaki itu sungguh-sungguh menyayangi saya atau hanya ingin memberi harapan, harapan palsu. Yang jelas saya tahu, bahwa dia bukanlah laki-laki yang ditakdirkan Tuhan untuk saya. Sampai sekarang pun saya selalu menunggu dan menunggu, sambil mempersiapkan diri menjadi sosok wanita yang baik, wanita yang semestinya. Saya sering mendengar orang-orang berkata bahwa sekarang waktunya emansipasi wanita, yaa wanita pun juga bisa melakukan apa yang dilakukan oleh pria. Tapi untuk cinta, saya menyerah. Bukan menyerah seperti berputus asa. Tapi menyerah, ya menyerahkan semuanya kembali kepada Sang Pencipta. Mungkin orang akan berkata kepada saya, kenapa engkau tidak memulainya duluan? Bagaimana bisa cinta itu datang kalau kita tidak berusaha untuk mencarinya.  Saya pernah juga membaca kutipan film dari Bang Raditya Dika, yang mengatakan “KATA KODE TAKKAN BERHASIL TANPA ADANYA KATA PEKA”. Jadi menurut saya apakah pantas bagi kita seorang wanita, memberi kode atau sinyal-sinyal cinta kepada sang pria? Tidakkah nantinya kita akan disangka sebagai wanita yang mengejar hasrat? Dan saya juga pernah mendengar, seseorang yang mencintai orang yang ia kasih, akan melakukan apapun untuk meraih dan mempertahankan cintanya. Lalu bagaimana jika takdir Tuhan berkata lain? Kita tidak disatukan dengan orang yang kita kasihi? Tidakkah semua perjuangan tentang cinta juga sia-sia.
Haaaa,,,, saya menghela napas panjang, jari saya tak kuasa jika terus harus menuliskan cerita tentang kata yang satu ini. Karena kata “CINTA” takkan pernah habisnya. So, bagaimana dengan kalian? Cinta seperti apa yang kalian rasakan?


Cerita ini hanyalah tulisan iseng saya, jika ada yang berbeda pandangan mohon dimengerti. Karena pemikiran dan pandangan orang-orang pun berbeda-beda. Semoga cinta selalu menyertai kita J

Minggu, 01 Februari 2015

Materi Bahasa Indonesia (Paragraf,Kutipan,Catatan Kaki,dan Daftar Pustaka)

Diposting oleh Unknown di 19.58 0 komentar
Assalamualaikum, postingan kali ini berisi tentang materi Bahasa Indonesia. Materi ini merupakan tugas resume saya sebagai materi final di kampus, semoga materi ini juga bermanfaat buat orang lain, happy reading :)

BAHASA INDONESIA
logo uin alauddin.jpeg
 








Resume Makalah ke 7 (Paragraf)
dan Makalah ke 8 (Kutipan, Catatan Kaki, dan Kutipan)
Oleh :

NAMA              : ANDI AYU HAPSARI
KELAS            : KESMAS A
NIM                  : 70200113017
           


JURUSAN KESEHATAN MASYARAKAT
FAKULTAS ILMU KEDOKTERAN DAN ILMU KESEHATAN
UIN ALAUDDIN MAKASSAR
2015/2016



1.     Paragraf
A.      Pengertian
Secara umum, paragraf adalah suatu bagian dari bab pada sebuah karangan atau karya ilmiah yang mana cara penulisannya harus dimulai dengan baris baru. Paragraf dikenal juga dengan nama lain alinea. Paragraf dibuat dengan membuat kata pertama pada baris pertama masuk ke dalam (geser  ke sebelah kanan) beberapa ketukan atau spasi.

B.      Struktur Paragraf
Berdasarkan fungsinya, kalimat yang membangun paragraf pada umumnya dapat diklasifikasikan atas dua macam yaitu kalimat topik atau kalimat pokok, dan kalimat penjelas atau kalimat pendukung. Kalimat topik adalah kalimat yang berisi ide pokok atau ide utama paragraf. Ada pun kalimat penjelas atau kalimat pendukung sesuai dengan namanya adalah kalimat yang berfungsi menjelaskan atau mendukung ide utama paragraph (Finoza, 2005:167).

C.      Syarat – Syarat Paragraf
Adapun syarat-syarat dalam  penulisan kalimat  yaitu :
1.    Kesatuan
2.    Kelengkapan
3.    Kepaduan
4.    Panjang Paragraf
5.    Pola Susunan Paragraf

D.     Jenis – Jenis Paragraf
Adapun jenis-jenis paragraf  dibagi menjadi beberapa jenis yaitu :
1.      Jenis Paragraf berdasarkan letak kalimat utamanya
Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu :
a.      Paragraf Deduktif  (umum)
b.      Paragraf Induktif (khusus)
c.       Paragraf campuran
2.      Jenis paragraf berdasarkan posisi dan fungsinya dalam karangan dibagi atas
a.      Paragraf pembuka
b.      Paragraf penghubung atau pengembang
c.       Paragraf penutup
3.      Jenis Paragraf Menurut Sifat Isinya
a.      Paragraf deskripsi
b.      Paragraf ekspositoris/eksposisi
c.       Paragraf argumentasi
d.      Paragraf naratif
e.      Paragraf persuasif/persuasi

E.      Kegunaan Paragraf
Adapun kegunaan paragraf yaitu sebagai berikut :
1.      Penampungan gagasan pokok keseluruhan paragraph.
2.      Alat untuk memudahkan pembaca memahami jalan pikirannya.
3.      Penanda bahwa pikiran baru dimulai
4.      Alat bagi pengarang untuk mengembangkan jalan pikiran penulisnya.
5.      Dalam rangka keseluruhan karangan, paragraf dapat berguna bagi pengantar transisi dan penutup.







2.      Kutipan, Catatan Kaki, dan Daftar Pustaka
A.      Pengertian Kutipan
Kutipan adalah suatu kata yang mungkin semua orang belum tahu apa maksudnya. Kutipan juga merupakan suatu gagasan, ide, pendapat yang diambil dari berbagai sumber. Proses pengambilan gagasan itu disebut mengutip. Kutipan ini biasa digunakan untuk menyampaikan informasi mengenai suatu kata atau kalimat yang berasal dari sumber tertentu. Penggunaan kutipan biasanya diikuti dengan tanda kutip dua (“  “).
a.      Prinsip – Prinsip dalam Mengutip
-          Apabila dalam mengutip sebuah karya atau tulisan yang ada salah ejaan dari sumber kutipan kita, maka sebaiknya kita biarkan saja apa adanya seperti sumber yang kita ambil tersebut. Kita sebagai pengutip tidak diperbolehkan membenarkan kata ataupun kalimat yang salah dari sumber kutipan kita.
-          Dalam kutipan kita diperkenankan menghilangkan bagian-bagian kutipan dengan syarat bahwa penghilangan bagian itu tidak menyebabkan perubahan makna atau arti yang terkandung dalam sumber kutipan kita.
b.      Jenis – Jenis Kutipan
-          Kutipan Langsung adalah kutipan yang sama persis seperti kutipan aslinya, atau sumber yang kita ambil untuk mengutip.
-          Kutipan Tidak Langsung adalah kutipan yang telah kita ringkas intisarinya dari sumber kutipan aslinya. Kutipan tidak langsung ditulis menyatu dengan teks yang kita buat dan tidak usah diapit tanda petik.
c.       Tekhnik Mengutip
Beberapa cara teknik mengutip kutipan langsung dan tidak langsung diantaranya sebagai berikut:
-          Kutipan langsung
1)      Kutipan langsung yang tidak lebih dari empat baris :
·      kutipan diintegrasikan dengan teks
·      jarak antar baris kutipan dua spasi
·      kutipan diapit dengan tanda kutip
·       sudah kutipan selesai, langsung di belakang yang dikutip dalam tanda kurung ditulis sumber darimana kutipan itu diambil, dengan menulis nama singkat atau nama keluarga pengarang, tahun terbit, dan nomor halaman tempat kutipan itu diambil.
2)      Kutipan Langsung yang terdiri lebih dari 4 baris :
·         kutipan dipisahkan dari teks sejarak tiga spasi
·         jarak antar kutipan satu spasi
·         kutipan dimasukkan 5-7 ketukan, sesuai dengan alinea teks pengarang atau pengutip. Bila kutipan dimulai dengan alinea baru, maka baris pertama kutipan dimasukkan lagi 5-7 ketukan.
·         kutipan diapit oleh tanda kutip atau diapit tanda kutip.
·         di belakang kutipan diberi sumber kutipan (seperti pada 1)
-          Kutipan Tidak Langsung
1)      kutipan diintegrasikan dengan teks
2)      jarak antar baris kutipan spasi rangkap
3)      kutipan tidak diapit tanda kutip
4)      sesudah selesai diberi sumber kutipan
d.      Contoh Kutipan
Kutipan yang diambil dari Bab “Learn From The Best”, halaman 29 :
“Seorang pemimpin harus memiliki perecanaan yang baik pula agar kita tahu arah tujuan tim. Rencana juga menjadi semacam peta jika tiba-tiba kita kehilangan arah.”

B.      Pengertian Catatan Kaki
Catatan kaki, atau dikenal dengan istilah footnote adalah keterangan tambahan yang terletak di bagian bawah halaman dan dipisahkan dari teks karya ilmiah oleh sebuah garis sepanjang dua puluh ketukan (dua puluh karakter).

1.      Cara Penulisan
a.      Catatan kaki diketik berspasi satu.
b.      Diberi nomor.
c.       Nomor catatan kaki diketik dengan jarak enam karakter dari margin kiri.
d.      Jika catatan kakinya lebih dari satu baris maka baris kedua dan selanjutnya dimulai seperti margin teks biasa (tepat pada margin kiri).
2.      Tujuan Catatan Kaki (footnote)
a.      Catatan kaki dicantumkan untuk memenuhi kode etik yang berlaku.
b.      Dapat juga sebagai penghargaan terhadap orang lain yang mungkin berjasda dalam penulisan tersebut.
c.       Dipergunakan untuk menunjuk kepada sumber dan pernyataan yang dipergunakan dalam teks.

C.      Daftar Pustaka
1.      Pengertian Daftar Pustaka
Daftar pustaka adalah halaman yang berisi daftar sumber-sumber referensi yang kita pakai untuk suatu tulisan ataupun karya tulis ilmiah. Daftar Pustaka biasanya berisi judul buku-buku, artikel-artikel, dan bahan-bahan penerbitan lainnya, yang mempunyai pertalian dengan sebuah karangan (contohnya: thesis).
a.      Unsur-unsur Daftar Pustaka
Unsur-unsur yang harus kita perhatikan dalam menulis daftar pustaka diantaranya: nama pengarang, penerjemah, tahun terbit, judul buku, kota terbit, dan penerbit. Selain itu ada pula unsur-unsur yang bisa ada namun tak selalu ada, misalnya: nama editor atau penyunting, jilid buku, edisi buku, dan anak judul.



b.      Jenis-jenis Daftar Pustaka
1)      Kelompok Textbook
-          Penulis perorangan
-          Kumpulan karangan beberapa penulis dengan editor
-          Buku yang ditulis / dibuat oleh lembaga
-          Buku terjemahan
2)      Kelompok Jurnal
-          Artikel yang disusun oleh penulis
-          Artikel yang disusun oleh lembaga
-          Kelompok makalah yang diresentasikan dalam seminar / konferensi / symposium
3)      Kelompok disertasi / tesis
4)      Kelompok makalah / informasi dari Internet
c.       Teknik Penulisan Daftar Pustaka
Dalam penulisan daftar pustaka kita juga harus memperhatikan hal-hal berikut ini:
-          Daftar pustaka disusun berdasarkan urutan alfabet, berturut-turut dari atas ke bawah, tanpa menggunakan angka arab (1,2,3, dan seterusnya).
-          Cara penulisan daftar pustaka sebagai berikut:
·         Tulis nama pengarang (nama pengarang bagian belakang ditulis terlebih dahulu, baru nama depan)
·         Tulislah tahun terbit buku. Setelah tahun terbit diberi tanda titik (.)
·         Tulislah judul buku (dengan diberi garis bawah atau cetak miring). Setelah judul buku diberi tanda titik (.).
·         Tulislah kota terbit dan nama penerbitnya. Diantara kedua bagian itu diberi tanda titik dua (:). Setelah nama penerbit diberi tanda titik
·         Apabila digunakan dua sumber pustaka atau lebih yang sama pengarangnya, maka sumber dirilis dari buku yang lebih dahulu terbit, baru buku yang terbit kemudian. Di antara kedua sumber pustaka itu dibutuhkan tanda garis panjang.
-          Untuk penulisan daftar pustaka yang berasal dari internet, yaitu :
1)            Nama Pengarang
2)            Tanggal revisi terakhir
3)            Judul Makalah
4)            Media yang memuat
5)            URL yang terdiri dari protocol/situs/path/file
6)            Tanggal akses. 
d.      Contoh Daftar Pustaka
Abdurrahman El ‘Aishiy, Al-Hikam Ibn ‘Athaillah untuk Semua: Menemukan Kesadaran dan Pelita Hidup dari Nasihat Ibn ‘Athaillah, Jakarta: Hikmah, 2009


 

Semua Akan Indah Pada Waktu-Nya ^_^ Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea